Close

Syukur Nikmat VS Kufur Nikmat

gratitude photoKunci kebahagiaan itu bersyukur, feeling good, feeling gratefull for everything we have and we got, positif emotion will to positif thinking, dan akan menarik lebih banyak lagi hal2 positif keberuntungan dan kebahagiaan dalam hidup.

Kebalikannya penderitaan itu kuncinya kufur nikmat/ tidak bisa bersyukur, selalu merasa iri dengki dan sakit hati membndingkan milik sendiri dgn orang lain yang lebih bagus lebih mahal bahkan istri org lain yang lebih cantik dan seksi atau suami orang lain yang kaya dan tampan..

Hatinya akan terus negatif kotor dan menderita melihat kebahagiaan org lain yang lebih beruntung, tanpa mensyukuri yang sudah didapatkannya. Hidupnya akan terus menderita pikiran terus negatif dan menarik lebih banyak lagi negatifitas, kemalangan dan penderitaan lebih banyak lagi dalam hidup nya.

Coba periksa hati anda apa sekarang sedang merasakan syukur atau kufur?

“Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dari segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat dzalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah)”. (QS. Ibrahim [14]: 34)

Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim [14]: 7)

Qur’an Surat Al-An’am [6] ayat 53:
“Dan demikianlah telah Kami uji sebahagian mereka (orang-orang yang kaya) dengan sebahagian mereka (orang-orang yang miskin), supaya (orang-orang yang kaya itu) berkata, ‘Orang-orang semacam inikah di antara kita yang diberi anugerah oleh Allah kepada mereka?’ (Allah berfirman): ‘Tidakkah Allah lebih mengetahui tentang orang-orang yang bersyukur (kepadaNya)?’”

Copyright@FajarNurzamanNotes

Sang Pembelajar

Related Posts

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: