Close

Alasan untuk Bangun Lebih Pagi

Makin sibuk kita, makin perlu bangun pagi. Bahkan ada ungkapan, rezeki datang di pagi hari. Jadi makin pagi kita bangun dan melakukan aktivitas kerja, peluang mendapatkan rezeki jadi lebih besar.
Bagi yang tinggal di kota-kota besar di mana kemacetan lalu-lintas jadi santapan sehari-hari, bangun pagi menjadi solusi jitu. Selain itu, bangun pagi juga menjadi jawaban untuk memperkaya diri. Nah, inilah alasannya kenapa kita harus bangun pagi:

1. Waktu untuk mengasah diri
Mungkin kita sering mengeluh bahwa karena kesibukan pekerjaan yang makin menghimpit kita selalu kehabisan waktu bahkan untuk sekadar membaca buku bermutu. Jika ini masalahnya, bangun pagi menjadi solusi. Misalnya, kalau biasa bangun jam 06.00 sekarang ubah jadi bangun jam 05.00. Waktu yang sejam bisa dimanfaatkan untuk macam-macam kegiatan.
Namun menurut sejumlah pakar, waktu ini lebih efektif jika digunakan untuk menumbuhkan profesionalisme, mengasah emosi, melatih fisik, memperkuat mental, dan mengasah spiritualitas. Menumbuhkan profesionalisme bisa dimulai dengan membaca buku. Melatih fisik, bisa dengan berolahraga. Dan mengasah spiritulitas bisa dengan memperbanyak doa.

2. Olahraga
Sudah tentu pagi adalah waktu yang tepat untuk berolahraga. Jika selama ini kegiatan penting ini selalu dilupakan, dengan bangun bagi kita jadi punya waktu berolahraga.

3. Mencicil pekerjaan
Ada kalanya hari begitu sibuk karena pekerjaan begitu menumpuk. Jika ini yang terjadi, bangun pagi bisa sedikit mengendurkan ketegangan yang bakal terjadi sepanjang jam kerja. Kita bisa memulainya dengan mengecek email atau menyusun daftar pekerjaan yang harus dikejakan hari itu berdasarkan skala prioritas. Bahkan jika hari itu merupakan hari di mana kita harus presentasi atau pidato, kita jadi punya waktu untuk sekadar berlatih agar hasilnya tak mengecewakan.

4. Meningkatkan produktivitas
Jika bangun lebih pagi dan tiba di kantor juga lebih pagi, kita jadi punya waktu lebih banyak untuk melakukan pekerjaan. Jika selama ini di sore hari pekerjaan sering tak tuntas dan harus menabung pekerjaan untuk hari berikutnya, dengan menambah waktu di depan pekerjaan bisa lebih cepat tuntas. Ini berarti produktivitas kita bertambah.

5. Waktunya berpikir
Pagi juga merupakan waktu terbaik untuk berpikir. Saat itu pikiran masih benar-benar bersih dan keadaan masih hening. Itulah saatnya berpikir untuk memecahkan masalah. Menurut Jim Citrin, seorang kolumnis keuangan di Yahoo!, dari sejumlah eksekutif yang pernah ia wawancara, 80% suka bangun pukul 05.30 atau lebih pagi lagi. Nah, ingin seperti mereka? Bangunlah lebih pagi.
6. Ikuti alam
Alam mulai bangun ketika matahari mulai terbit. Sebenarnya tubuh kita pun melakukan hal yang sama karena merupakan bagian dari alam. Mungkin kita tak menyadarinya karena kita memutuskan untuk terus tidur. Nah, dengan bangun pagi lalu pergi keluar bergabung dengan alam sekitar, kita akan mendapatkan tambahan manfaat dari geliat tubuh yang mulai bangun. Badan lebih segar, metabolisme lebih lancar.

7. Meditasi
Bangun pagi juga memberi kita waktu lebih luang untuk melakukan meditasi, menyeimbangkan emosi. Pagi adalah waktu terbaik untuk melakukan meditasi karena badan masih segar dan otak masih rileks serta tajam.

8. Mengatasi kemacetan
Kemacetan terjadi ketika semua orang bersamaan memenuhi jalan menuju tempat kerjanya. Biasanya itu terjadi sekitar jam tujuh hingga jam delapan pagi, yaitu waktu berangkat kerja. Karena waktu berangkat berbarengan, kemacetan tak terhindarkan. Dengan bangun pagi dan tiba di kantor lebih pagi, selain akan terbebas dari jebakan kemacetan juga punya waktu lebih banyak untuk persiapan kerja atau sekadar baca buku dan koran untuk memperkaya pengetahuan.

9. Membantu sesama
Apakah selama ini kita tak punya waktu untuk membantu sesama? Misalnya, membantu teman di kantor mengerjakan sesuatu? Dengan tiba di kantor lebih pagi, kita punya waktu untuk membantu mereka. Ingat, membantu orang lain banyak manfaatnya. Teman yang terbantu itu suatu kali akan dengan senang hati membantu kita tatkala kita menghadapi masalah pelik yang sulit dipecahkan. Jadi semacam investasi.

Nah, apakah masih bangun siang dan mengeluhkan kurang waktu, pekerjaan menumpuk, dan kemacetan yang terus mendera? Cobalah bangun lebih pagi lagi.

Sumber: andrie wongso

Sang Pembelajar

Related Posts

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: